Bandar Lampung – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menggelar Rapat Koordinasi Sinkronisasi Perencanaan dan Evaluasi Urusan Perlindungan Perempuan dan Anak di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Dinas PPPA kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebagai forum untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta mengevaluasi pelaksanaan program perlindungan perempuan dan anak di daerah.
Dalam kesempatan itu, Plt. Kepala Dinas PPPA Kabupaten Lampung Selatan, dr. Nessi Yunita, M.M., menyampaikan paparan mengenai berbagai program strategis yang menjadi prioritas pemerintah daerah dalam urusan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Ia menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman, terutama bagi pejabat maupun personel yang baru bergabung di Dinas PPPA kabupaten/kota, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi.
"Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh kabupaten/kota memiliki persepsi yang sama terkait program prioritas serta dapat memperkuat sinergi dengan perangkat daerah dan instansi terkait," ujarnya.
Dalam pemaparannya, dibahas sejumlah agenda penting, di antaranya evaluasi capaian Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) bagi 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung, perkembangan implementasi Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (SIMFONI PPA) Tahun 2025, serta berbagai indikator pembangunan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan anak.
Selain itu, peserta juga memperoleh informasi mengenai perubahan kebijakan, arah program, serta strategi pelaksanaan urusan PPPA yang memerlukan kolaborasi lintas sektor agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.
Rapat koordinasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan sinkronisasi perencanaan yang lebih baik, meningkatkan kualitas evaluasi program, serta memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan perlindungan perempuan dan anak yang lebih efektif, terpadu, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.
