Cerita PSK Online, Sewa Apartemen Bareng Teman dan Tiap Malam Layani 7 Pelanggan Cerita PSK Online, Sewa Apartemen Bareng Teman dan Tiap Malam Layani 7 Pelanggan
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Cerita PSK Online, Sewa Apartemen Bareng Teman dan Tiap Malam Layani 7 Pelanggan


Pelanggan PSK online, Tantri (25) mengaku bisa melayani enam hingga tujuh pelanggan setiap hari di apartemennya. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - PSK online turut terdampak dengan pandemi Covid-19 sehingga harus melakukan berbagai cara untuk tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup. Mereka harus bersaing keras dengan teman mencari pelanggan.

Seperti yang diungkapkan pekerja seks komersial (PSK) yang mengaku bernama Tantri. Demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, dia mampu melayani enam hingga tujuh pria hidung belang setiap malam.

Perempuan berusia 25 tahun ini menjalankan aktivitasnya di sebuah apartemen di Cengkareng, Jakarta Barat. Dia tinggal di sana sejak enam bulan lalu.

Dia menyewa dua kamar tipe minimalis. Biayanya dibayar setiap hari bersama dua temannya yang juga PSK online.

Tantri bersama dua temannya saling berlomba mencari pelanggan lewat open booking online (BO). Jutaan rupiah dikantongi setiap hari dari waktu melayani pelanggan mulai sore hingga dini hari menjelang pagi.

Menurut Tantri, dua kamar itu dipilih dengan alasan harganya relatif murah, yakni berkisar Rp250.000-350.000 per hari atau malam. Dua kamar ini dijadikan base camp sekaligus tempat berhubungan intim.

"Kamar utama biasanya untuk hubungan seks. Di kamar satunya buat istirahat dan ruang tengah untuk ruang tunggu,” ujar Tantri, Selasa (12/10/2021).

Perempuan berparas cantik, berambut panjang itu mengungkapkan, dia melayani pelanggan sekitar enam hingga tujuh orang per malam dengan tarif sebesar Rp350.000-500.000 sekali kencan.

Bila ditambah saat siang dan sore hari, Tantri mampu mendapatkan pendapatan bersih sebesar Rp2 juta-Rp3,5 juta per harinya. 

“Itu tak nentu. Kalau lagi sepi hanya dua hingga tiga pelanggan saja seharian. Tapi, itu sudah nutup untuk makan dan patungan sewa kamar,” tuturnya.  

Menurut dia, sewa kamar harian yang murah, keamanan, serta privasi yang terjamin menjadi alasan Tantri dan sejumlah PSK lainnya menjajakan diri di apartemen.

"Kami manfaatkan aplikasi chatting, media sosial hingga mulut ke mulut. Paling banyak dari aplikasi chatting,” ucap Tantri.

Selain apartemen di Cengkareng Jakarta Barat, masih ada beberapa apartemen lain yang identik dengan keberadaan PSK online seperti apartemen di kawasan Kalibata Jakarta Selatan, Cempaka Putih Jakarta Pusat dan Grogol Petamburan Jakarta Barat.

Sumber

Posting Komentar

0 Komentar