Semarak Penutupan Lomba Songsong Ramadan 1447 H, Zita Anjani: Dakwah Harus Adaptif dan Kreatif


KALIANDA
– Suasana haru dan penuh semangat mewarnai malam penutupan Lomba Songsong Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di halaman Masjid Agung Kalianda, Senin (16/2/2026) malam.

Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat yang memadati lokasi acara menjadi potret kuatnya kebersamaan warga dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung sejak Minggu (15/2/2026) tersebut resmi ditutup dengan pengumuman para pemenang dari berbagai kategori lomba.

Beragam cabang perlombaan digelar, mulai dari da’i kategori dewasa dan remaja, adzan kategori perangkat desa, konten kreator, hingga hadroh dan qosidah. Total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah. Juara pertama di masing-masing kategori menerima Rp5 juta, juara kedua Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta, disertai trofi dan piagam penghargaan.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lampung Selatan, Zita Anjani, yang hadir langsung dalam acara penutupan mengaku terharu melihat semangat para peserta serta energi positif yang terpancar dari para pendukung.

“Saya terharu melihat para pemenang, semangatnya luar biasa. Teriakan para pendukung juga luar biasa. Melalui lomba hari ini, cara dakwah kita bisa lebih modern. Ide konten kreator juga bagus sekali. Sebagai Ketua TP PKK Lampung Selatan, saya sangat bersyukur dan bangga melihat antusiasme masyarakat,” ujarnya.

Menurut Zita, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai religiusitas di tengah masyarakat. Ia menilai pendekatan dakwah yang kreatif dan adaptif, termasuk melalui kategori konten kreator, merupakan langkah relevan di era digital saat ini.

Menjelang datangnya Ramadan, ia bersama Bupati Lampung Selatan juga menyampaikan pesan reflektif kepada seluruh masyarakat agar menjadikan bulan suci sebagai ruang introspeksi dan perbaikan diri.

“Menjelang Bulan Ramadan, saya dan Mas Bupati beserta teman-teman perangkat daerah memohon maaf. Mari kita sucikan hati, luruskan niat untuk beribadah,” katanya.

Lomba Songsong Ramadan 1447 H ini diikuti peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. Ragam kategori yang diperlombakan menunjukkan semarak partisipasi masyarakat lintas usia, mulai dari remaja hingga dewasa, termasuk perwakilan pondok pesantren dan perangkat desa.

Berikut daftar pemenang Lomba Songsong Ramadan 1447 Hijriah Kabupaten Lampung Selatan:

Lomba Da’i Kategori Dewasa

- Juara 1: Hendryk (Kecamatan Merbau Mataram)
- Juara 2: Habibi (Kecamatan Kalianda)
- Juara 3: Supriadi (Kecamatan Sidomulyo)

Lomba Da’i Kategori Remaja
- Juara 1: Najda Sa’adatur (Kecamatan Penengahan)
- Juara 2: Rama Saputra (Kecamatan Kalianda)
- Juara 3: Rika Wiliana (Kecamatan Palas)

Lomba Adzan Kategori Perangkat Desa

- Juara 1: Abdurrahman (Kecamatan Rajabasa)
- Juara 2: Arif Syamsudin (Kecamatan Penengahan)
- Juara 3: Sumino (Kecamatan Tanjung Bintang)

Lomba Konten Kreator Kategori Umum

- Juara 1: Yusron Hamdani (Kecamatan Natar)
- Juara 2: Gani Abdi Pratama (Kecamatan Palas)
- Juara 3: Jayus Saputra Mulya (Kecamatan Sragi)

Lomba Hadroh Kategori Pondok Pesantren/Umum

- Juara 1: Ah Babul Huda (Kecamatan Way Sulan)
- Juara 2: Al-Ihsaniyah (Kecamatan Sragi)
- Juara 3: Anwarul Huda (Kecamatan Sidomulyo)

Juara Harapan:

- Harapan 1: Bariklana (Kecamatan Ketapang)
- Harapan 2: Way Bun (Kecamatan Katibung)
- Harapan 3: Tarbiatul Habib (Kecamatan Kalianda)

Lomba Qosidah Kategori Dewasa

- Juara 1: Al-Ghazali (Kecamatan Palas)
- Juara 2: Hidayatul Falah (Kecamatan Katibung)
- Juara 3: Ristama (Kecamatan Jati Agung)
Juara Harapan:
- Harapan 1: Nurul Falah (Kecamatan Penengahan)
- Harapan 2: Nur Rahman (Kecamatan Kalianda)
- Harapan 3: Al-Khoiriyah (Kecamatan Sragi)

Lomba Qosidah Kategori Remaja

- Juara 1: At-Taqwa (Kecamatan Penengahan)
- Juara 2: Pesona Hati (Kecamatan Tanjung Bintang)
- Juara 3: Al-Muttaqod (Kecamatan Bakauheni)
- Juara Harapan:
Harapan 1: Daarul Quran (Kecamatan Kalianda)

Kemeriahan malam penutupan menjadi penanda bahwa Ramadan 1447 Hijriah di Lampung Selatan disambut dengan semangat kebersamaan, kreativitas, serta penguatan nilai-nilai keagamaan yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus digelar setiap tahun sebagai wadah pembinaan generasi muda dan penguatan syiar Islam secara inklusif dan modern.

Post a Comment

Silahkan Tulis Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama