Proyek Disparekraf Provinsi Lampung, Hanya Menjadi Pajangan Atau Hiasan Tanpa Manfaat Proyek Disparekraf Provinsi Lampung, Hanya Menjadi Pajangan Atau Hiasan Tanpa Manfaat
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Proyek Disparekraf Provinsi Lampung, Hanya Menjadi Pajangan Atau Hiasan Tanpa Manfaat


Pesisir Barat -
Merilis dari postingan salah satu akun Facebook @Irtha Hanum Mahdur yang menyoroti tentang proyek Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Lampung yang diletakkan di Desa Pasar Kecamatan Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat, Rabu (13/10/2021).

Menurut Keterangan dari akun Facebook tersebut, Tower penampungan air yang sejatinya akan digunakan untuk mencuci tangan serta guna menerapkan prokes Covid-19 bagi warga masyarakat sekitar atau para pendatang yang berkunjung ke Desa Pasar Kecamatan Pulau Pisang tidak pernah berfungsi.

Pasalnya, sejak tower penampungan air tersebut diletakkan di Desa Pasar Kecamatan Pulau Pisang tidak pernah diisi air, bahkan alat kelengkapannya, seperti keran air tidak ada.

"Yang perlu dipertanyakan, ini untuk pajangan atau hiasan yang hanya buang uang negara sebab tidak dilengkapi secara maksimal agar bisa dipergunakan dan bermanfaat untuk masyarakat serta Turis yang datang kesini" tulis akun tersebut. 

Bahkan menurut keterangan akun Facebook tersebut, sejak diletakkan disana ketika Pandemi covid-19 merebak, belum pernah diisi air.

"Sejak diletakkan disini belum pernah diisi air, bagaimana mau ngisi air kalau ini tidak dilengkapkan," jelas akun @Irtha Hanum Mahdur. 

Selanjutnya tulis akun Facebook @Irtha Hanum Mahdur, meminta Dinas Parekraf Provinsi Lampung untuk mengecek dulu proyek pengadaan salah satu sarana Protokol Kesehatan tersebut. 

"Tolong Dinas Pariwisata untuk cek dulu ya, jangan sampai pulau pisang ini tempat proyek yang gagal bgn shbt" tutup akun @Irtha Hanum Mahdur.

Disisi lain, ketika media mengkonfirmasi kepada Camat Pulau Pisang, Dia mengatakan, "Maaf saya akan pelajari dulu Saya lg konfirmasi dengan Peratin dan Dinas Pariwisata," kata Camat Pulau Pisang.

"Untuk berita seperti ini, mari kita sikapi baik-baik, sebagai masyarakat Pesisir Barat yg cinta daerahnya. Kalau ada masalah sebaiknya kita cari solusi agar semua bisa bermanfaat Karen mohon maaf  jujur saya kaget karena saya baru tau dari media, terimakasih atas infonya ke saya, InshAlloh secepatnya barang ini bermanfaat bagi masyarakat kecamatan Pulau Pisang dan wisatawan yg akan ke Pulau Pisang," sambung Camat Pulau Pisang melalui chat WhatsApp nya.

Lebih lanjut camat menjelaskan bahwa tower air tersebut diterima oleh Kelompok Sadar Wisata Desa Pasar Kecamatan Pulau Pisang pada tahun 2020, dan diterima langsung oleh ketua Pokdarwis Syahril.

"Bantuanya tersebut tahun 2020 diserahkan Provinsi ke Pokdarwis Pasar Syahril ...dulu ditempatkan didepan balai pekon pulau pisang karena sumber airnya dri WC pekon" jelas camat dalam pesan WhatsApp nya Rabu (13/10/2021).

Dilain pihak, ketika media mencoba mengkonfirmasi kepada pihak Dinas Parekraf Provinsi Lampung, salah satu Kasinya, Sita menjelaskan

"jadi memang ini salah satu bantuan APBD dari Disparekraf.. pariwisata peduli prokes.. bantuan kami memang lengkap sperti yang ada dalam foto.. tapi selebihnya, kami meminta bantuan masyarakat sekitar untuk dapat mengoperasionalkan dan menjaga alat tersebut, seperti halnya ya menyalurkan air dan merawatnya" ujar Sita.

Selanjutnya dia mengatakan bahwa pada intinya diperlukan peran serta masyarakat setempat dalam menjaga dan merawat alat tersebut agar bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

"jadi intinya sih, diperlukan peran serta masyarakat sekitar untuk dapat membantu mengoperasikan alat tersebut dan juga memeliharanya, kalau dari Disparekraf sudah lengkap memberi bantuannya seperti yang tampak dalam foto tersebut yang bapak kirimkan" tutupnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pokdarwis Desa Pasar Kecamatan Pulau Pisang sedang berupaya untuk memfungsikan alat tersebut agar dapat bermanfaat bagi masyarakat setempat maupun para turis asing yang datang, demi menjaga Prokes untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. [Sur]

Posting Komentar

0 Komentar