Polres Cilegon Mengadakan Press Conference Atas Peristiwa di Pospam Ciwandan Polres Cilegon Mengadakan Press Conference Atas Peristiwa di Pospam Ciwandan
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Polres Cilegon Mengadakan Press Conference Atas Peristiwa di Pospam Ciwandan


Cilegon
| Polres Cilegon melaksanakan press release pemberitaan viral di media sosial terkait adanya pengemudi bersama penumpang yang memaki petugas saat hendak menuju arah Anyer saat diminta Memutar Balik. Senin, (17 Mei 2021)

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan Pada siang hari ini kita kembali melaksanakan press release menyikapi tentang video viral pada hari Minggu sekitar pukul 10.30 WIB.

teman-teman semua sudah mengetahui di Pos PAM Jls ciwandan ada insiden pada saat Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan operasi ketupat Maung 2021 secara terintegrasi, artinya ada Kepolisian, TNI, dishub, kesehatan dan Damkar untuk melakukan operasi kemanusiaan dalam rangka mengendalikan covid-19 dan mengamankan kegiatan masyarakat.

Dan dari pemerintah ada instruksi untuk meniadakan mudik dalam operasi kemanusiaan Kali ini, dan seperti kita ketahui ada instruksi Gubernur Banten tentang penutupan tempat wisata maka dilakukanlah Penyekatan. Ujar AKBP Sigit

Dalam hal itu belakangan banyak kejadian-kejadian dinamis seperti di ciwandan adanya pengemudi Vios seorang pria dan wanita pada saat dilakukan pemeriksaan melakukan tindakan dan mengeluarkan kata-kata yang secara norma kemasyarakatan menurut para netizen tidak pantas.

untuk itu kami dari Polres Cilegon melaksanakan pengumpulan fakta, dan data untuk menyusun rangkaian kejadian di JLS tersebut, sehingga kami meminta keterangan kepada 4 orang petugas, juga termasuk pengemudi dan seorang wanita yang setelah diperiksa adalah istri seorang pengemudi tersebut. Kata AKBP Sigit

Kami mendapatkan keterangan bahwa suami-istri ini tinggal di Serang akan berangkat ke kecamatan Carita kabupaten Pandeglang.

Yang bersangkutan menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada petugas dan membuat Surat pernyataan. Pungkas AKBP Sigit. | Je/Nnd

Posting Komentar

0 Komentar