Kapolsek Candipuro Bantah Tudingan Tak Mampu Menangani Begal Kapolsek Candipuro Bantah Tudingan Tak Mampu Menangani Begal
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Garis Komando

Kapolsek Candipuro Bantah Tudingan Tak Mampu Menangani Begal


Lampung Selatan | Mapolsek Candipuro yang berada di Desa Beringin, Jalan Soekarno-Hatta, Lampung Selatan, Lampung, dibakar ratusan warga pada Selasa (18/5/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam video yang beredar, pembakaran disebut terjadi karena warga kesal pihak kepolisian tak mampu mengatasi begal yang sering beraksi di daerah itu.

Kapolsek Candipuro, AKP Ahmad Hazuan membenarkan bahwa kantornya dibakar oleh massa.

Terkait: Karna Kesal, Warga Bakar Kantor Polsek Candipuro, Lampung Selatan

Namun, Ahmad membantah soal tuduhan petugas abai atau tak mampu dalam menangani begal di daerah itu.

"Kami sudah berupaya mengungkap kasus pembegalan. Kami juga berpatroli untuk mencegah adanya kejadian pembegalan itu," kata Ahmad saat dihubungi Gariskomando.com, Rabu (19/5/2021).

Sementara Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaky Alkazar Nasution saat berita ini diturunkan belum dapat dihubungi untuk dimintai konfirmasinya.

Ahmad mengatakan, saat ini api telah dipadamkan. Akibat kejadian itu ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) rusak.

Sejumlah tahanan juga telah dititipkan ke Mapolres Lampung Selatan. Untuk pelaku, kata Ahmad, pihaknya masih melakukan pencarian.

Belum diketahui apakah para pembakar merupakan massa dari warga Desa Beringin, Kecamatan Candipuro seperti yang disebutkan dalam video yang beredar.

Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki pelaku pembakaran dan siapa provokatornya. | Pin/Nnd

Posting Komentar

0 Komentar