Pangdam XXI/Radin Inten Rapat Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 / 1447H


Bandar Lampung
– Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han)., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Angkutan Lebaran Tahun 2026 (1447 H). ‎Bertempat di kantor gubernur lampung, Jl. Wolter Monginsidi No.69, Talang, Kec. Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, Lampung , Selasa (17/02/2026).
‎Rapat tersebut juga dihadiri, Gunernur lampung, Menteri Perhubungan RI, Kapolda Lampung, Ketua DPRD Lampung, Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Sekda Provinsi Lampung, Walikota Bandar Lampung, Kabagops Binda Lampung, Danlanal Lampung, Paslog Brigif 4 Mar/BS, Kadister Lanud PM Bunyamin, Kadis Perhubungan Lampung Selatan; Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjung Karang, Executive General Manager Bandara Radin Inten II Lampung, Kepala BPJN Lampung, Kepala BPTD II Lampung, Kepala Perum Bulog Kanwil Lampung, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Lampung, Kepala Stasiun BMKG Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung, dan Kepala Basarnas Lampung. ‎
‎Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T, M.M , didampingi Kapolda Lampung. ‎Rapat koordinasi ini menjadi krusial mengingat Provinsi Lampung merupakan "Gerbang Trans-Sumatera" yang memegang peranan vital dalam arus mudik nasional, menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera melalui jalur darat dan penyeberangan laut.
‎Dalam arahannya, Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si., Han. menegaskan bahwa jajaran Kodam XXI/Radin Inten siap menerjunkan personel terbaiknya untuk mendukung Polri dan Pemerintah Daerah dalam mengawal kelancaran arus mudik dan balik, ‎"TNI berkomitmen penuh untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri tahun 2026 dengan rasa aman, nyaman, dan berkesan. Fokus kami adalah membantu aspek pengamanan objek vital, titik-titik rawan kemacetan, serta penguatan pos-pos terpadu di sepanjang jalur lintas Sumatera maupun pelabuhan penyeberangan Bakauheni," tegas Pangdam.

‎Beliau juga menambahkan bahwa Kodam XXI/Radin Inten telah menyiapkan satuan-satuan kewilayahan (Kodim dan Koramil) untuk dijadikan tempat istirahat (rest area) bagi para pemudik yang membutuhkan, sebagai bentuk pelayanan nyata TNI kepada rakyat. ‎Sinergi Lintas Sektoral Fokus pada Bakauheni dan Jalur Tol.

Semaentara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T, M.M menyampaikan bahwa prediksi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 akan mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Oleh karena itu, sinkronisasi jadwal penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni dan kesiapan Jalur Tol Trans Sumatera (JTTS) menjadi prioritas utama. ‎"Kita tidak ingin ada penumpukan kendaraan yang berlebihan. Sinergi antara Pemprov, Kodam XXI, dan Polda Lampung adalah kunci. Saya mengapresiasi dukungan Pangdam yang secara responsif menyiapkan infrastruktur militer untuk membantu kelancaran logistik dan kenyamanan pemudik," ujar Gubernur.

‎Senada dengan hal tersebut, Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.l.K., M.H. memaparkan rencana Operasi Ketupat Krakatau 2026 yang akan mengedepankan tindakan preventif dan pelayanan humanis, serta pengamanan intensif di titik-titik rawan tindak kriminalitas demi menjamin keselamatan pengguna jalan.

‎‎‎Rapat koordinasi ini diakhiri dengan peninjauan peta kerawanan lalu lintas dan simulasi pengaturan arus oleh Dinas Perhubungan bersama instansi terkait. Seluruh elemen Forkopimda optimis bahwa Lebaran 2026 di Provinsi Lampung akan berjalan kondusif, tertib, dan aman.

Post a Comment

Silahkan Tulis Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama