Polsek Balaraja Ungkap Kasus Komplotan Pencuri Besi Spare Part Mesin Polsek Balaraja Ungkap Kasus Komplotan Pencuri Besi Spare Part Mesin
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Polsek Balaraja Ungkap Kasus Komplotan Pencuri Besi Spare Part Mesin


Gk, Tangerang Kota - Reskrim Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten meringkus komplotan pencuri besi spare part mesin di PT. Mandiri Union Sejati di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (25/8/2022).

Reskrim Polsek Balaraja Polresta Tangerang membekuk 3 pria diduga sebagai Tersangka berinisial S (31), SH (26), dan K (20). Ketiganya warga Kampung Ciparanje, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

"Para tersangka mencuri besi spare part mesin produksi sebanyak 75 buah yang diangkut dengan mobil pick up. Kerugian perusahaan mencapai sekitar Rp46 juta," kata Kapolsek Balaraja Polresta Tangerang Kompol Yudha Hermawan. SH. MM, Senin (12/9/2022).

Kata Yudha, perusahaan itu memang sedang berhenti beroperasi. Sehingga tidak ada aktivitas selain petugas sekuriti. Pada malam peristiwa, ketiga pelaku melompati pagar pabrik. Lalu melakukan aksi pencurian.

"Selanjutnya, besi curian diangkut dengan menggunakan mobil pick up yang sudah disiapkan para tersangka di luar pagar atau tembok," Ucap Yudha.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan pihak perusahaan ke Polsek Balaraja. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Serta memintai keterangan saksi-saksi.

"Dari Posko mobil pick up yang sudah disiapkan para tersangka di luar pagar atau tembok,"Ucap Yudha".
 bahwa salah seorang pelaku adalah pegawai di perusahaan itu," terang Yudha.

Informasi itu pun ditindaklanjuti dengan mengamankan tersangka S yang merupakan pegawai perusahaan itu. Dari keterangan tersangka S, polisi berhasil membekuk tersangka SH dan tersangka K 

Peristiwa itu kemudian dilaporkan pihak perusahaan ke Polsek Balaraja. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Serta memintai keterangan saksi-saksi.

"Dari pemeriksaan itu, kami mendapatkan petunjuk bahwa salah seorang pelaku adalah pegawai di perusahaan itu," terang Yudha.

Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan kini dilakukan penahannya di Rutan Polsek Balaraja guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut." Tutup Yudha. [Icha]

Posting Komentar

0 Komentar