Unit Reskrim Polsek Panjang Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Unit Reskrim Polsek Panjang Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Unit Reskrim Polsek Panjang Amankan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba


GarisKomando
- Kasus penyalahgunaan Narkoba oleh IP (23) warga kel. Pidada Kec. Panjang Bandar Lampung. Pelaku penyalahgunaan Narkoba tersebut sudah di tangkap Tim Reskrim Polsek Panjang Polresta Bandar Lampung Polda Lampung, kini sudah di tahan di Polsek Panjang Polresta Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto, S.IK, melalui Kapolsek Panjang Kompol M. Joni, SH., M.M., mengakatan, penangkapan pelaku berdasarkan informasi dari warga bahwa pelaku sering melakukan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, dengan adanya informasi tersebut Tim Reskrim Polsek Panjang melakukan penyelidikan, akhirnya mengetahui bahwa pelaku sedang berada di dalam rumah kontrakannya di Jln. Teluk Ambon Gg. Garuda Pidada Panjang.

Kemudian dilakukan Penggerebekan dan penangkapan terhadap pelaku selanjutnya di adakan penggeledahan disitu ditemukan Barang bukti berupa 1 (satu) paket kecil yang berisi kristal putih di duga Narkotika jenis sabu - sabu yang saat itu di simpan di bawah karpet tempat tidurnya.

Lalu Tim Reskrim mengamankan pelaku berikut barang buktinya selanjutnya di serahkan ke piket Rekrim guna pemeriksaan lebih lanjut, ujarnya.

"Pelaku kita tangkap di rumah kontrakannya pada hari Sabtu tgl 14 Mei 2022 sekira pukul 19.30 WIB," kata Kompol Joni.

Kompol Joni mengatakan, Rabu, (18/5/2022), "Bahwa hasil pemeriksaan, pelaku mengaku barang haram itu adalah miliknya yang ia dapat dengan cara membeli dengan orang yang tidak dia kenal seharga Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah)," jelasnya.

Akibat perbuatannya tersangka di jerat dengan pasal 114 jo 112 UU No. 35 Th 2009 dengan ancaman Pidana Penjara minimal 4 (empat) tahun, tutupnya. [rls]

Posting Komentar

0 Komentar