Tekab 308 Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung Berhasil Amankan Pelaku Pengeroyokan Tekab 308 Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung Berhasil Amankan Pelaku Pengeroyokan
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Tekab 308 Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung Berhasil Amankan Pelaku Pengeroyokan



BANDAR LAMPUNG - Dua dari enam terduga pelaku pengeroyokan terhadap korban Budi Setya dan Tio di depan toko Bombay Tekstil, Jalan Jendral Suprapto, Enggal, Bandarlampung ditetapkan sebagai tersangka, pada Senin (20/12/2021). 

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol. Ino Harianto melalui Kasatreskrim, Kompol Devi Sujana mengatakan, Tim Tekab 308 Sat Reskrim Polresta Bandar Lampung, berhasil mengamankan enam orang terduga pelaku pengeroyokan yang videonya sempat viral di media sosial. 

"Berdasarkan pemeriksaan sementara, sebanyak dua orang ditetapkan sebagai tersangka yakni berinisial MG (15) dan MAR (17)," kata Devi Sujana. 

Menurutnya, pengeroyokan terjadi pada hari Sabtu (11/12/2021) sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, para pelaku yang mengendarai sepeda motor melintasi jalan Jendral Suprapto. Kemudian melihat korban Setya dan Tio sedang foto-foto, lalu spontan para pelaku menghampiri dan langsung memukuli para korban.

Selain itu, Devi mengungkapkan, ternyata sebelumnya para pelaku juga sudah melakukan pengeroyokan di Jalan Kapten Tandean.

Saat itu, para pelaku melihat korban bernama Bima, Niko, Irfan dan Fadlan sedang duduk-duduk, lalu spontan mereka menghampiri dan langsung memukuli korban.

"Pelaku bukan merupakan geng motor. Dalam perkara ini, para pelaku tidak ada yang mengambil barang milik korban," ujarnya.

Lebih lanjut, saat ini petugas masih melakukan pendalaman terkait motif dalam kasus tersebut. Selain itu, ia juga memperingatkan para pelaku lainnya agar dapat segera menyerahkan diri kepada petugas.

"Kami imbau kepada para pelaku lainnya untuk menyerahkan diri atau kita akan menjemput mereka," tegasnya.

Akibat perbuatannya, tambah Devi, para pelaku bakal dijerat dengan Pasal 170 KUHP.

"Dengan ancaman penjara di atas lima tahun penjara," imbuhnya. [Nnd]

Posting Komentar

0 Komentar