Mama Muda Bunuh 5 Anak Kandung gegara Lihat Foto Suami dengan Selingkuhan Mama Muda Bunuh 5 Anak Kandung gegara Lihat Foto Suami dengan Selingkuhan
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Mama Muda Bunuh 5 Anak Kandung gegara Lihat Foto Suami dengan Selingkuhan

Ilustrasi pembunuhan (foto: iNews)



Garis Komando - Seorang mama muda tega membuhunuh lima anak kandungnya. Aksi keji perempuan asal Jerman ini dipicu lantaran melihat foto suamianya dengan selingkuhan.

Christiane K (28) itu dilaporkan mencekik kelima anaknya hingga mati lemas di apartemennya di Solingen, Jerman, pada 3 September 2020.

Dikutip dari Mirror, Jumat (5/11/2021), dalam persidangan di Pengadilan distrik Wuppertal, Christiane membius Melina (1), Leonie (2), Sophie (3), Timo (6), dan Luca (8) tahun sebelum menenggelamkan atau mencekik mereka di bak mandi.

Setelah dia melakukan pembunuhan itu, dia membungkus jasad mereka dengan handuk dan meletakkannya di tempat tidur mereka.

Putra sulungnya, yang berusia 11 tahun saat itu, selamat karena dia berada jauh dari rumah pada kejadian.

Detektif mengklaim dia membunuh anak-anaknya setelah melihat foto suaminya dengan wanita selingkuhandi sisinya.

Dia mengirim pesan kepada suaminya untuk memberi tahu dia bahwa dia tidak akan melihat anak-anaknya lagi sebelum dia melakukan pembunuhan yang mengerikan itu.

Christiane K menabrakan dirinya ke depan kereta di Stasiun Pusat Dusseldorf untuk bunuh diri, tapi dia selamat. Pakar psikiatri dan psikologi yang ditunjuk oleh pengadilan tidak menemukan bukti bahwa dia mengalami gangguan mental yang serius pada saat melakukan pembunuhan itu.

Dalam sidang, Christiane mengklaim bahwa orang asing masuk ke rumahnya, memborgolnya, memaksanya untuk mengetik pesan kepada suaminya sebelum membunuh anak-anaknya. 

Pengadilan mendengarkan lebih dari 40 saksi selama 20 hari persidangan sebelum Christiane dinyatakan bersalah dan menjatuhkan hukuman seumur hidup.

Putranya yang masih hidup diyakini berada di bawah asuhan neneknya.


Posting Komentar

0 Komentar