Gudang Shopee Express Terbakar, Barang Konsumen Dipastikan Aman Gudang Shopee Express Terbakar, Barang Konsumen Dipastikan Aman
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Garis Komando

Gudang Shopee Express Terbakar, Barang Konsumen Dipastikan Aman


Jakarta UtaraKebakaran terjadi di gedung Shopee Express Penjaringan, Jakarta Utara pada Rabu (6/10/2021).

Video kebakaran tersebut juga banyak beredar di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun @infopeda.viral di Instragram.

Juru Bicara Shopee Express memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di gudang Shopee Express Penjaringan.

Proses pengiriman pesanan barang juga dipastikan tidak terganggu.

“Tidak terjadi kendala terhadap pengiriman pesanan Shopee Express, karena proses pengiriman telah diselesaikan pada pagi hari,” demikian pernyataan Juru Bicara Shopee Express dalam keterangan tertulis yang diterima kontributor GarisKomando.com, Kamis (7/10/2021) pagi.

Lebih lanjut juru bicara itu menyatakan, barang-barang konsumen juga berhasil diselamatkan dan dalam keadaan aman.

Barang-barang tersebut telah dipindahkan ke gudang Shopee Express terdekat.

Terkait penyebab kebakaran, jubir Shopee Express menyebutkan, api berasal dari salah satu gudang di kawasan itu dan merambat ke gedungnya.

“Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh karyawan-karyawan yang berada di lokasi, api terlihat berasal dari salah satu gudang di kawasan tersebut, dan merambat ke hub Shopee Express,” jelas dia.

Sebelumnya, Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Mulat Wiayanto mengatakan, kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

“Informasi yang didapat dari Bapak Yitno selaku Kepala Gudang PT Sinarmas, kebakaran awal diduga karena adanya korsleting listrik pada area panel,” kata Mulat.

Titik api yang awalnya berada di gudang plastik, kemudian merembet hingga ke gudang ekspedisi.

Saat peristiwa terjadi, para karyawan sedang dalam persiapan produksi.

Ketika mengetahui terjadi kebakaran, mereka langsung berupaya memadamkan api dengan 27 tabung alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api semakin membesar.

“Api malah cepat membesar tidak dapat dikendalikan karena bahan yang terbakar berupa kardus dan plastik,” ujar dia.

Pihak gedung kemudian segera menghubungi petugas damkar untuk meminta bantuan.

Mulat mengatakan, mereka mendapat laporan kebakaran pertama kali sekitar pukul 08.43 WIB. Sebanyak 21 unit damkar dan 105 personel akhirnya diterjunkan ke lokasi kejadian. [Sur]

Posting Komentar

0 Komentar