532 Orang Positif Corona Saat Pengecekan di Pelabuhan Bakauheni 532 Orang Positif Corona Saat Pengecekan di Pelabuhan Bakauheni
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Garis Komando

532 Orang Positif Corona Saat Pengecekan di Pelabuhan Bakauheni


Jakarta
 - Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo mengatakan ada 532 warga yang hendak ke Jabodetabek di Bakauheni positif Corona. Ratusan warga itu dinyatakan positif COVID usai tes PCR setelah dicek di pos pemeriksaan.

"Telah ditemukan sebanyak 532 orang warga masyarakat yang positif COVID setelah dilakukan pemeriksaan swab PCR. Dan mereka sekarang dalam perawatan di sejumlah tempat di Lampung baik di rumah sakit maupun tempat-tempat yang disiapkan Pemprov Lampung. Sebagian besar dari pelaku perjalanan ini adalah yang akan kembali ke Jabodebatek," ujar Doni dalam jumpa pers virtual, Senin (24/5/2021).

Doni mengatakan jika Pemda tidak sigap dalam penyekatan mobilitas warga, akan banyak kasus penularan terjadi. Doni pun mengatakan pentingnya dilakukan optimalisasi dalam PPKM Mikro.

"Jadi bisa dibayangkan kalau seandainya Gubernur Lampung, Kapolda, Danrem, dan seluruh instansi baik instansi pemerintah pusat serta daerah di wilayah Lampung kurang begitu maksimal dalam pemeriksaan, akan banyak sekali yang lolos ke wilayah Jabodetabek sehingga dapat menulari keluarganya dan para kerabat dan rekan," katanya.

Doni pun mengingatkan bagi warga usai bepergian untuk melakukan karantina mandiri. Termasuk dilakukan micro-lockdown jika dalam lingkup RT ada lima rumah yang terkena COVID-19.

"Kami sudah melihat kerja sama di tingkat daerah di kota dan juga di kabupaten sudah sangat baik oleh karenanya kerja sama ini perlu terus digalang, dikumandangkan gotong royong. Memberikan bantuan kepada warga yang terpapar COVID adalah strategi kita yang paling murah dibandingkan kalau sudah tidak terkontrol semakin parah dan fasenya masuk pada fase yang lebih berbahaya, yaitu fase berat dan kritis bisa jadi tidak terselamatkan," kata Doni. | Je/Nnd

Sumber: detiknews

Posting Komentar

0 Komentar