Bandar Lampung – Musyawarah Daerah (Musda) X Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Horison Lampung, Kamis (25/6/2026), menetapkan Friandi Indrawan sebagai Ketua BPD PHRI Provinsi Lampung periode 2026–2031 secara aklamasi.
Pemilihan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan.
Seluruh peserta Musda memberikan dukungan penuh kepada Friandi Indrawan untuk memimpin organisasi yang menaungi pelaku usaha perhotelan dan restoran di Provinsi Lampung selama lima tahun ke depan.
Musda X BPD PHRI Lampung mengusung tema “Kolaborasi, Adaptasi, dan Investasi untuk Kemajuan Pariwisata Lampung yang Berkualitas dan Berkelanjutan.
” Tema tersebut mencerminkan komitmen PHRI dalam memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Lampung.
Dalam sambutannya, Friandi Indrawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Ia menegaskan bahwa PHRI Lampung akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat industri pariwisata daerah, meningkatkan kualitas layanan, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi sektor perhotelan dan restoran.
“Ke depan, PHRI Lampung akan fokus membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh stakeholder pariwisata.
Kita ingin menjadikan Lampung sebagai destinasi unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Friandi.
Acara pembukaan Musda X turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung yang mewakili Gubernur Lampung, unsur Forkopimda, pelaku industri pariwisata, serta pengurus dan anggota PHRI dari kabupaten/kota se-Lampung.
Terpilihnya Friandi Indrawan secara aklamasi menunjukkan soliditas dan kepercayaan besar dari anggota PHRI terhadap kepemimpinannya.
Sebelumnya, Friandi dikenal aktif dalam kepengurusan PHRI Lampung dan telah berkontribusi dalam berbagai program pengembangan sektor perhotelan dan restoran di daerah.
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, PHRI Lampung diharapkan mampu memperkuat daya saing industri pariwisata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong pertumbuhan investasi yang berkelanjutan demi kemajuan ekonomi dan pariwisata Provinsi Lampung.
