Bandar Lampung — PT Pegadaian Area Lampung terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda melalui penyelenggaraan kuliah umum bagi mahasiswa Universitas Lampung.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam mendukung edukasi pengelolaan keuangan, investasi aman, serta pemahaman terhadap peran lembaga keuangan non-bank dalam perekonomian nasional.
Kuliah umum tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) dengan mengangkat berbagai topik, mulai dari manajemen keuangan, investasi aman, tata kelola keuangan, hingga perspektif praktisi dalam pengelolaan bisnis dan manajemen risiko.
Kegiatan yang berlangsung selama Semester Genap Tahun 2026 itu diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai program studi. Materi yang disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa agar lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, legal, dan aman di tengah perkembangan industri keuangan digital saat ini.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, mengatakan edukasi keuangan kepada generasi muda menjadi langkah penting dalam membangun masyarakat yang cerdas finansial dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
“Pegadaian terus berkomitmen untuk hadir tidak hanya sebagai perusahaan jasa keuangan, tetapi juga sebagai mitra edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Melalui kegiatan kuliah umum ini, kami ingin meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan keuangan, investasi yang aman, serta pentingnya literasi finansial dalam mendukung kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan literasi keuangan menjadi bagian dari semangat Pegadaian dalam MengEMASkan Indonesia melalui penguatan akses edukasi dan inklusi keuangan di berbagai daerah.
“Mahasiswa merupakan generasi yang akan menjadi penggerak ekonomi di masa mendatang. Karena itu, Pegadaian ingin turut berkontribusi dalam membentuk generasi yang cerdas finansial, adaptif terhadap perkembangan industri keuangan, serta mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Lampung, Lenny Fetresia Siregar, menjelaskan bahwa kegiatan kuliah umum ini merupakan bentuk nyata kolaborasi Pegadaian dengan dunia pendidikan dalam memperluas literasi keuangan di lingkungan akademisi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan praktis kepada mahasiswa mengenai pengelolaan keuangan dan investasi yang aman.
Pegadaian ingin lebih dekat dengan generasi muda melalui edukasi yang relevan dengan kebutuhan saat ini, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pemahaman praktis terkait pengelolaan finansial dan manajemen risiko,” katanya.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan maraknya investasi ilegal membuat edukasi keuangan menjadi semakin penting bagi mahasiswa agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan bertanggung jawab.
Melalui kolaborasi dengan Universitas Lampung, PT Pegadaian Area Lampung berharap dapat terus memperluas perannya dalam mendukung peningkatan literasi keuangan nasional sekaligus memperkuat ekosistem keuangan inklusif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
