Bandar Lampung – Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) menggelar kegiatan tabur benih ikan serta penanaman tanaman oyong dan pare di kawasan Embung D Fakultas Teknik, Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penghijauan sekaligus pemanfaatan kawasan embung sebagai sarana edukatif.
Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Dekan Fakultas Teknik Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Misfa Susanto, S.T., M.Sc., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Donny Lesmana, S.T., M.Sc., serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Masdar Helmi, S.T., D.E.A., Ph.D. Turut hadir para ketua dan sekretaris jurusan, kepala program studi, dosen, kepala bagian umum, serta para ketua tim di lingkungan FT Unila.
Dekan Fakultas Teknik, Dr. Ahmad Herison, menyampaikan bahwa penebaran benih ikan telah lama direncanakan, namun sebelumnya terkendala kondisi embung yang belum memungkinkan.
“Penebaran benih ikan ini sebenarnya sudah lama kami rencanakan, namun kondisi embung belum memungkinkan saat itu. Alhamdulillah hari ini benih ikan akhirnya bisa ditebar. Semoga benih ikan ini dapat hidup dan berkembang dengan baik. Kami juga mohon bantuan Unila untuk pengadaan pakan ikan,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke Embung Teknik dua pekan lalu, dengan harapan kawasan tersebut semakin tertata dan indah.
“Dua minggu lalu saya datang ke sini dan berharap Embung Teknik menjadi lebih indah. Alhamdulillah hari ini penebaran benih ikan dapat terlaksana, dengan pakan dibantu Unila,” kata Rektor.
Dalam kegiatan itu, Unila menyediakan total 200 kilogram benih ikan yang terdiri dari 50 kg ikan lele, 50 kg ikan patin, dan 100 kg ikan nila. Benih ikan tersebut ditebar di empat titik lokasi embung oleh Rektor bersama jajaran pimpinan FT.
Pemilihan jenis ikan disesuaikan dengan kondisi embung agar mampu mendukung keberlanjutan ekosistem perairan. Sementara itu, penanaman oyong dan pare di sekitar embung menjadi bagian dari upaya penghijauan sekaligus pemanfaatan ruang terbuka kampus secara produktif.
Ke depan, Embung Teknik diharapkan tidak hanya memperindah lingkungan kampus, tetapi juga menjadi sarana praktik pembelajaran bagi mahasiswa, khususnya dari Program Studi Teknik Lingkungan dan Teknik Kimia, dalam mendukung kegiatan akademik berbasis lingkungan dan keberlanjutan.
