GK, Lampung Barat - Galian C di Kecamatan Sukau ternyata sangat menjanjikan untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah, apalagi kualitas pasir yang di hasilkan dari Galian C di wilayah ini sangat baik kualitasnya.
Dengan kondisi itu, sangat wajar jika menggugah minat para pelaku bisnis tidak terkecuali bagi Wakil Ketua DPRD Lampung Barat dari Fraksi Demokrat, Sutikno yang berdomisili di Serengit Kecamatan Pagar Dewa pun ikut berkeinginan buka pangkalan pasir.
Keinginan Sutikno itu sebentar lagi terwujud, setelah dirinya membeli sebidang sawah yang lebarnya hampir 1 hektar dari warga Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau. Dan sudah 3 hari alat berat diturunkan dilokasi untuk membuka badan jalan selebar 4 meter.
Hari ini Sutikno turun ke lokasi pekerjaan pembuatan Galian C didampingi oleh Edy Gunawan yang merupakan Anggota DPRD Lampung Barat dari Dapil 1 (Kecamatan Balik Bukit, Sukau dan Lumbok Seminung) Fraksi Demokrat yang berdomisili tidak jauh dari lokasi Galian C yang sedang dibangun.
Warga di sekitar lokasi membenarkan bahwa alat berat yang sedang bekerja akan membuka pangkalan pasir, hal serupa pun diperkuat oleh Sultoni yang menjadi pengawas pada pekerjaan itu.
"Mau membuka pangkalan pasir dan nanti akan dibangun jembatan ayun disebelah sana sebagai permintaan dari warga," kata Sultoni.
Namun, saat kedua anggota DPRD itu di wawancarai oleh wartawan menampik bahwa akan membangun Galian C.
Sutikno mengelak akan membangun pangkalan pasir, "Dibangun badan jalan ini biar warga enak lewat, masalah galian C itu gak tau bisa aja dibangun rumah dilokasi ini," tuturnya.
Berlawanan dengan Sutikno, Edy Gunawan tidak berdalih bahwa akan buka pangkalan pasir, namun ia menyatakan bahwa tidak akan dibuka Galian C jika tidak berizin. Pihaknya mengklaim bahwa sudah berkonsultasi pada semua pihak sampai pada Bupati.
"Kita semua tahu jika Galian C yang ada di Lampung Barat, semuanya tidak berizin. Dan kita akan jadi contoh, kita urus dulu izinnya baru kita buka pangkalan pasir, kalau kita bayar pajak maka pemerintah bisa ikut turun tangan jika ada kerusakan yang ditimbulkan," ujar Edy Gunawan.
Warga sangat mengkhawtirkan merambahnya Galian C, karena banyak bencana alam yang ditimbulkan terutama longsor yang ada di Pekon Bandar Baru dan Rantau Panjang Tanjung Raya, kedua longsor tersebut dipicu oleh Galian C belum lagi sawah warga yang telah banyak habis diterjang banjir. (Red)


