Sukau Banjir, Masyarakat Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan Antisipasi Banjir Susulan Sukau Banjir, Masyarakat Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan Antisipasi Banjir Susulan
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Garis Komando

Sukau Banjir, Masyarakat Meminta Pemerintah Segera Turun Tangan Antisipasi Banjir Susulan



GK, Lampung Barat - Banjir yang mengakibatkan kerusakan parah dan hampir masuk ke daerah perkampung akibat hujan deras yang berada di beberapa titik yang ada di Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu Malam (12/11/2022). 

Dari pantauan wartawan Garis Komando di lokasi, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa namun terlihat beberapa tempat yang mengalami kerusakan salah satunya jembatan penghubung antara pekon Pagar Dewa dan Pekon Sukamulya diterjang derasnya arus Sungai Warkuk hingga terputus. 

Dilokasi berbeda banjir juga merendam pemukiman warga setinggi 50 cm, tepatnya dilingkungan dusun Pekon Lom, Pekon Buay Nyerupa Kecamatan Sukau sehingga menyebabkan terganggunya akses jalan dari Pekon Buay Nyerupa menuju Pekon Tapak Siring.


Dalam hal ini masyarakat khawatir adanya banjir susulan karena hujan tak kunjung reda dan akan mengalami kerusakan yang lebih parah dan mengancam membahayakan harta benda bahkan nyawa mereka.

Reza selaku masyarakat yang ada di sekitaran sungai mengatakan banjir bermula saat hujan deras yang tak kunjung reda sampai malam kemudian terdengar suara gemuruh sungai.

Menurut Reza jika hujan berkepanjangan seperti saat ini, daeras ini kerap di landa banjir karena terjadinya penyempitan gorong-gorong.

"Awalnya hujan yang sangat deras sampai malam hari dan debit air dari hulu sungai yang begitu besar sehingga gorong-gorong yang sempit tidak mampu menampung air. Hal itu lah yang menyebabkan daerah sini menjadi langganan banjir," jelasnya.

Masih menurut Reza, "Semalam saya langsung turun kebawah rumah, saya lihat sungai sudah didekat tangga ya memang saat itu belum tinggi tapi lama kelamaan kok makin luas," ujarnya.

Ia juga berharap kepada Pemerintah terkait untuk segera bertindak menangani permasalahan ini karena dikhawatirkan jika hujan kembali turun banjir akan meluap kembali.

"Saya berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan mengatasi permasalahan ini karena kami khawatir jika ini terulang kembali akan banyak kerugian yang timbul akibat banjir," ujarnya. (Ryn)

Posting Komentar

0 Komentar