Konsumen dan Driver Ojek Online Keluhkan Soal Reusable Bag McD Konsumen dan Driver Ojek Online Keluhkan Soal Reusable Bag McD
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Konsumen dan Driver Ojek Online Keluhkan Soal Reusable Bag McD



BANDAR LAMPUNG - Salah satu resto penyedia makanan siap saji yang ada di Kota Bandar Lampung, McD yang beralamat di jalan ZA Pagar Alam Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung mendapat keluhan dari konsumen resto siap saji tersebut.

Selain konsumen keluhan itu pun datang dari Driver Ojek Online (Ojol), karena pada packing akhir untuk pemesanan makanan, tidak di fasilitasi kantong belanja.

Ternyata pihak Management McD memberlakukan kantong belanja pakai ulang (reusable bag) dan untuk mendapatkan reusable bag tersebut, konsumen yang order bawa pulang ataupun driver ojol dikenakan biaya tambahan dari pemesanan sebesar 5.000 rupiah.


Penambahan biaya itu bagi sebagian konsumen dan driver sangat memberatkan, karena jika tidak membeli reusable bag sudah dipastikan akan terkendala dalam membawa makanan terutama bagi konsumen yang menggunakan sepeda motor.

Hal itu diceritakan oleh konsumen PN saat berjumpa dengan Gariskomando.com, pada Rabu (15/12/2021) sore. 

"Iya mas, gimana saya mau bawa makanan yang saya beli buat dibawa pulang kalau gak dikasih kantong. Ada reusable bagnya tapi harus beli dengan harga 5.000 rupiah," ujarnya bercerita sambil mengeluh.

Masih menurutnya, "Harusnya kan itu masuk dalam fasilitas pelayanan McD, karena saya beli di resto lain tidak seperti ini (free). Tapi kalau saya gak beli, terus gimana bawa makanannya, sedangkan saya bawa motor, masa mau taruh dibagasi jok motor," tambahnya.

Hal senada juga disampikan oleh driver ojol yang namanya enggan untuk di publikasikan, "Dapet orderan di McD itu enak gak enak, enaknya kita dapet orderan. Gak enaknya kita harus beli reusable bag jika pesanannya banyak, kalau gak beli apa mau kantongnya? kan repot," keluhnya. 

Masih menurut driver ojol tersebut, "Kalau dapat konsumen yang ngerti sih enak, mau mengganti biaya reusable bagnya. Tapi kalau pas konsumennya gak ngerti, mau kita minta kembali reusable bagnya takut ia komen minus di akun. Gak di minta, tapi ongkos jasa kirimnya cuma 8.000 rupiah, dipotong beli reusable bag itu 5.000 rupiah, Sisa 3.000 rupiah lagi dong," ujarnya.



Ditempat terpisah, saat Gariskomando.com meng-crosscheck atas keluhan konsumen dan driver ojol serta ditambah dengan bukti dilapangan. Ketika di konfirmasikan ke pihak management, pihak McD yang diwakilkan oleh Aldhila Mega selaku Assistant Manager saat dijumpai di gerai McD tersebut menyampaikan,

"Kami sudah memberitahukan soal reusable bag ini kepada konsumen dan juga driver ojol sejak lama. Dan ini sudah kebijakan dari pusat," ujarnya.

"Karena kami sudah tidak menyediakan kantong pelastik lagi, jadi konsumen atau driver harus bawa sendiri. Dan kami menyediakan reusable bag, tapi kami tidak memaksa untuk mereka membeli," kata Mega.

Konsumen maupun Driver Ojol berharap pihak Management makanan siap saji dan Management Ojol dapat duduk bersama membahas persoalan yang dirasa memberatkan para konsumen dan driver ini. [Sur]

Posting Komentar

0 Komentar