Bandar Lampung – Latihan Gabungan Bersama Malaysia–Indonesia Darat, Samudera, dan Angkasa (Latgabma Darsasa Malindo) 12 AB/2026 resmi dibuka di Ballroom Bukit Randu, Bandar Lampung, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan kawasan.
Acara pembukaan dihadiri oleh unsur TNI, perwakilan militer Malaysia, pemerintah daerah, serta sejumlah instansi terkait. Pemerintah Provinsi Lampung diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Achmad Saefullah, S.H., M.H., yang hadir mewakili Gubernur Lampung. Turut hadir pula Pejabat Administrator pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad Saefullah menyampaikan apresiasi Pemerintah Provinsi Lampung atas pelaksanaan latihan gabungan yang melibatkan personel militer dari kedua negara tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan Bapak Gubernur Lampung, kami menyambut baik serta mengapresiasi pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama Malaysia–Indonesia Darat, Samudera, dan Angkasa (Latgabma Darsasa Malindo) 12 AB/2026 di Provinsi Lampung.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kedua negara dalam memperkuat kerja sama strategis di bidang pertahanan, keamanan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Menurutnya, latihan gabungan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan operasional dan profesionalisme personel militer, tetapi juga memperkuat hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Malaysia.
“Latihan gabungan ini tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme dan interoperabilitas personel militer kedua negara, tetapi juga mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama yang telah terjalin erat antara Indonesia dan Malaysia.
Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh kegiatan ini sebagai bagian dari upaya bersama menjaga stabilitas, keamanan, dan perdamaian di kawasan,” lanjutnya.
Latgabma Darsasa Malindo merupakan agenda kerja sama bilateral yang rutin diselenggarakan oleh kedua negara. Latihan ini mencakup operasi terpadu matra darat, laut, dan udara guna meningkatkan interoperabilitas, kesiapsiagaan, serta koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan, baik yang berkaitan dengan pertahanan maupun penanganan situasi darurat.
Panitia penyelenggara menyampaikan bahwa latihan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek militer, tetapi juga menjadi sarana membangun pemahaman, kepercayaan, dan kerja sama yang lebih erat antar personel kedua negara.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, termasuk Kesbangpol dan BPBD Provinsi Lampung, mencerminkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan latihan.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat kesiapan menghadapi berbagai potensi ancaman, termasuk bencana dan situasi kemanusiaan yang memerlukan koordinasi berbagai pihak.
Achmad Saefullah juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan memberikan manfaat bagi kedua negara.
“Kami berharap seluruh rangkaian latihan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan manfaat yang besar bagi kedua negara. Semoga melalui kegiatan ini terbangun sinergi yang semakin kuat, tidak hanya di bidang pertahanan, tetapi juga dalam penanganan berbagai tantangan bersama, termasuk kebencanaan dan isu-isu kemanusiaan yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ungkapnya.
Latgabma Darsasa Malindo 12 AB/2026 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai agenda, mulai dari latihan lapangan, simulasi operasi terpadu, hingga pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara personel Indonesia dan Malaysia.
Sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan, Provinsi Lampung menyatakan kebanggaannya dapat berkontribusi dalam mendukung penguatan hubungan kedua negara.
“Sebagai daerah yang dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan, Lampung merasa bangga dapat berkontribusi dalam mendukung penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Malaysia.
Semoga semangat kebersamaan dan persaudaraan yang terbangun dalam latihan ini dapat terus terjaga demi terciptanya kawasan yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya.
Melalui pelaksanaan Latgabma Darsasa Malindo 12 AB/2026, Indonesia dan Malaysia diharapkan semakin memperkuat kerja sama strategis, meningkatkan kapasitas pertahanan, serta menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan regional.
