Dalam Video, Diduga Kepala Desa Terpilih Berpesta dengan Mengabaikan Prokes Dalam Video, Diduga Kepala Desa Terpilih Berpesta dengan Mengabaikan Prokes
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Dalam Video, Diduga Kepala Desa Terpilih Berpesta dengan Mengabaikan Prokes


Lampung Selatan - Sebuah video yang mempertunjukkan euforia diduga Kepala Desa terpilih di kediamannya Dusun 1, Desa Gedung Harapan, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, bernama Ishadi Hanafi, yang menggelar pesta dengan alunan musik orgen usai dilantik sebagai Kepala Desa dua periode. 

Dalam video berdurasi 59 detik, Ishadi Hanafi bersama keluarga dan tim pemenangnya merayakan kemenangan dengan berjoged diatas panggung, tanpa menerapkan protokol kesehatan atau dengan tidak mengenakan masker serta berkerumun. Bahkan salah satu pria nampak menyawerkan uang kepada warga yang didominasi emak-emak dan berada di depan panggung, terlihat menambah kesan mengabaikan protokol kesehatan (Rabu, 10/11/2021). 

Ishadi Hanafi, Kepala Desa Gedung harapan terpilih, sebelumnya dilantik oleh Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, pada Selasa (09/11/2021). 

Kemenangan Ishadi Hanafi ini mengungguli dua orang kandidat lainnya, yakni calon Kades nomor urut 01, Arasid yang memperoleh 132 suara, dan nomor urut 02, Herison yang memperoleh 137 suara. Sedangkan Ishadi Hanafi mendapat 221 suara. Pemilihan Calon Kepala desa itu digelar pada tanggal 28 Oktober 2021 lalu. 

Ironisnya, aksi euforia kepala desa terpilih dengan berjoged bersama keluarga dan tim pemenangannya itu telah melanggar kesepakatan bersama, yang sebelumnya pernah dibuat oleh masing-masing calon untuk tidak mengadakan acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan, mengingat Provinsi Lampung khususnya Kabupaten Lampung Selatan masih dalam PPKM Level 1 dan status waspada penyebaran wabah Covid-19. [red]

Posting Komentar

0 Komentar