Ironis, Bendera Merah Putih di Depan Kantor Pekon Terlihat Seperti Ini Ironis, Bendera Merah Putih di Depan Kantor Pekon Terlihat Seperti Ini
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Ironis, Bendera Merah Putih di Depan Kantor Pekon Terlihat Seperti Ini


Tanggamus -
Ironis dan menyedihkan, melihat kondisi Bendera kebanggaan Bangsa Indonesia Sangsaka Merah Putih yang merupakan identitas Bangsa Indonesia, namun seolah tidak dihargai.

Hal itu terlihat jelas pada tiang bendera yang terpasang didepan salah satu kantor pemerintahan, yaitu di halaman kantor Pemerintah Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Kamis (5/8/2021).

Apalagi bulan Agustus ini, adalah bulan bersejarah bagi Bangsa Indonesia, dimana pertama kali Sangsaka Merah Putih dikibarkan sebagai bukti Kemerdekaan Indonesia dari belenggu penjajahan bangsa asing.

Dengan terpasangnya bendera merah putih yang lusuh, sobek dan tidak utuh lagi tersebut, berarti tidak menghargai dan menghormati perjuangan para pahlawan bangsa kita dalam merebut kemerdekaan Indonesia agar bendera merah putih tersebut bisa berkibar dengan gagah dan perkasa.

Selain itu patut dipertanyakan, suatu Desa/Pekon yang mengelola Dana Desa (DD) serta Anggaran Dana Desa (ADD) yang cukup besar setiap tahunnya, tapi untuk membeli bendera merah putih saja seperti tidak mampu.

Ketika tim media hendak meminta konfirmasi kepada aparat pekon, baik kepala pekon, sekretaris maupun aparat pekon lainnya di kantor pekon tersebut sekitar Pukul 09.34 WIB, namun kantor pekon terlihat masih terkunci dan belum ada satupun aparat pekon yang masuk kantor.

Setelah itu, Tim Media mencoba menghubungi kepala pekon melalui telepon selulernya, namun teleponnya tersebut tidak aktif. Setelah pukul 11.30 WIB, baru ada aparat pekon yang datang ke kantor pekon, yaitu Kepala Seksi (Kasi) Kesra.

Lalu Tim Media mencoba meminta tanggapan dan klarifikasi perihal bendera merah putih yang sudah tidak layak dan tidak pantas lagi untuk dipasang didepan kantor pekon tersebut, serta terkait Dana Desanya. Kasi Kesra itu tidak berani untuk menjawab, karena itu wewenang kepala pekon, ujarnya. | Tim

Posting Komentar

0 Komentar