Kadiv Propam Ingatkan Polisi Narkoba Bisa Menamatkan Karier dan Melarat Kadiv Propam Ingatkan Polisi Narkoba Bisa Menamatkan Karier dan Melarat
Portal Garis Komando (gariskomando.com) adalah website Pemberitaan (News) yang dikemas secara umum namun didominasi dengan berita TNI/Polri. | Portal Garis Komando berdasarkan ide demi meningkatkan citra baik TNI/Polri dan mewujudkan kepuasan Masyarakat terhadap TNI/Polri. | KAMI JUGA MENERIMA PESANAN PEMBUATAN RILIS BERITA, ARTIKEL, PROFIL, CERITA, DAN LAIN SEBAGAINYA DENGAN HARGA VARIATIF. SILAHKAN HUBUNGI NOMOR 0896 1900 1005 (TELEPON DAN WHATSAPP).

Kadiv Propam Ingatkan Polisi Narkoba Bisa Menamatkan Karier dan Melarat

 


Jakarta | Kepala Divisi Propam (Kadiv Propam) Polri, Irjen Ferdy Sambo mengingatkan seluruh aparat Kepolisian agar tidak mengkonsumsi atau mengedarkan narkoba jenis apa pun. Menurut dia, narkoba akan membuat hidup menjadi melarat dan karier segera tamat.

Hal tersebut disampaikan Sambo terkait adanya anggota Kepolisian yang diduga konsumsi narkoba yakni Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi selaku mantan Kapolsek Astanaanyar bersama 11 orang anggota polisi lainnya.

“Cicipi narkoba bikin moral bejat, karier tamat, keluarga luluh lantak, hidup melarat, nyawa sekarat atau digelandang di penjara,” kata Sambo pada Kamis, 18 Februari 2021.

Menurut dia, anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi ujung tombak pemberantasan narkoba di masyarakat. Oleh karena itu jangan pernah sejengkal pun dekat dengan lingkaran tersebut.

“Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di Kepolisian. Siapa saja yang terlibat, sudah pasti dipidana dan dipecat, putusan – Kepala Divisi Propam (Kadiv Propam) Polri, Irjen Ferdy Sambo mengingatkan seluruh aparat Kepolisian agar tidak mengkonsumsi atau mengedarkan narkoba jenis apa pun. Menurut dia, narkoba akan membuat hidup menjadi melarat dan karier segera tamat.

Hal tersebut disampaikan Sambo terkait adanya anggota Kepolisian yang diduga konsumsi narkoba yakni Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi selaku mantan Kapolsek Astanaanyar bersama 11 orang anggota polisi lainnya.

“Cicipi narkoba bikin moral bejat, karier tamat, keluarga luluh lantak, hidup melarat, nyawa sekarat atau digelandang di penjara,” kata Sambo pada Kamis, 18 Februari 2021.

Menurut dia, anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi ujung tombak pemberantasan narkoba di masyarakat. Oleh karena itu jangan pernah sejengkal pun dekat dengan lingkaran tersebut.

“Tidak ada tempat bagi pengguna narkoba di Kepolisian. Siapa saja yang terlibat, sudah pasti dipidana dan dipecat, putusan tidak dengan hormat,” ujarnya.

Maka dari itu Sambo mengingatkan kepada seluruh jajaran anggota Polri jangan pernah dekat-dekat dengan barang laknat narkoba tersebut.

“Bagi seluruh anggota Polri hentikan menggunakan narkoba. Bila ditemukan, saya pastikan diproses pidana dan dipecat,” Pungkasnya. | Yes

Posting Komentar

0 Komentar